Hanya di Indonesia, Tinggal kelas & tak juara kelas di anggap bodoh.

Hanya di Indonesia, kebodohan jadi barang yang di olok-olokan dan juara kelas jadi barometer IQ. Aneh memang, ketika seorang anak yang juara kelas di SD/SMP/SMA jadi puja puji bagi keluarga dan orang sekitar, bahkan mereka yang memuja belum tentu bisa meramal seberapa besar kesuksesan anak tersebut. Secara pribadi, saya sering melihat dan mengamati hal demikian. Bagaimana tidak, seolah anak yang juara kelas adalah tersukses di masa itu, kadang berfikir dangkal adalah potensi personal para masyarakat Indonesia, Sorry !!.
1. Michael Dell

Michael Dell keluar dari University of Texas di Austin pada tahun pertamanya kuliah pada usia 19 tahun. Dia adalah pencipta Dell Technologies yang sekarang bernilai $ 20,9 miliar atau setara Rp 276,5 triliun.

2. Steve Jobs

Pendiri Apple meninggalkan Reed College saat baru berusia 19 tahun, dikabarkan karena terlalu banyak membebani keluarganya. Meski hanya sebentar menempuh pendidikan di Reed, Jobs masih memiliki waktu berharga saat berada di sana.

Dalam sebuah pidato permulaan tahun 2005 di Stanford, Steve Jobs mengkredit kursus kaligrafi Reed untuk memberi inspirasi tipografi yang dia gunakan pada Mac keluaran pertama.
3. Julian Assange

Sebelum menjadi hacker komputer kontroversial, Julian Assange belajar matematika di University of Melbourne. Pendiri WikiLeaks Aussie ini menunjukkan indikasi awal cita-cita anti pendiriannya saat dia keluar kuliah di usia 19 tahun atas keberatan terhadap praktik siswa yang mengerjakan proyek komputer untuk militer Australia.

4. Bill Gates

Bill Gates pernah belajar di Harvard selama dua tahun sebelum berangkat untuk membangun Microsoft. Harvard Crimson menggambarkannya sebagai “anak putus sekolah Harvard yang paling sukses,” dan kini dia merupakan orang terkaya di dunia.

5. Evan Williams

Evan Williams dibesarkan di Clarks, Nebraska, tempat keluarganya mengelola sebuah peternakan. Ia kuliah di University of Nebraska di Lincoln selama tiga semester sebelum putus sekolah.

Williams adalah seorang programmer perangkat lunak lepas untuk Hewlett-Packard dan Intel sebelum memulai pertunjukan di Google. Dia kemudian berhenti dari pekerjaannya di Google untuk membangun Twitter, dan menjadi miliarder.

6. Mark Zuckerberg

Mark Zuckerberg keluar dari Harvard, dan kemudian mendirikan Facebook, kini ia menjadi orang terkaya kelima di dunia. Menurut buku “The Facebook Effect”, dibutuhkan waktu lima menit untuk membuat keputusan berhenti kuliah.

Itu yang masa sekarang, kita gak usah jauh-jauh dulu bahas Albert einsten segala, gak usah, kita bahas yang populer sekarang, biar Afdhol dan gak ngambang. eh, Btw apa kabar Metri Susi Pudjiastuti ya?, no, no, no, gak usah kita bahas ntar orang kampung yang berfikir dangkal komplen, kenapa gak anak nya yang juara kelas yang jadi Mentri, Please Shutupppp !!.

Gimana?, masih mau lanjut bahas Bob sadino?, gak usah deh ya. Ada juga Buya Hamka, Adam Malik yang gak pernah menyentuh bangku sekolah. Andy F Noya juga, Jack Ma, dll. Kita gak usah bahas yang lain ntar malah bilang riset gw gak valid lagi, atau ini itu, atau bilang artikel ini “Hoax”, No bro, ini hidup, kejutan kejutan super hadir saat kalian ingin bekerja keras bukan juara kelas. Gw bakal kutip salah satu dialog yang ada di film Republik Twitter “Ini dunia kerja, Relasi dan sedikit keberuntungan itu yang penting, IPK membuat orang gak dapat dua-dua nya”. Tapi ingat ya, bukan berarti sekolah dan kuliah gak penting, tapi barometer kecerdasan bukan dari juara kelas, tapi dari buku yang kalian baca, dan keinginan yang kalian buat. Dulu ada sebuah cerita salah satu orang sukses dunia, dia di omelin orang tua nya karna gak belajar padahal besok ujian, jawaban nya simpel saja “Bukan Ujian yang membawa ku sukses dan bahagia”. Hidup simpel bro, kalau kalian punya isi kepala dan gak sok banyak gaya dalam hidup. Come on, Realist Teory.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *