Berhenti lah menjadi Plin-plan, ini 5 tips nya

Menjadi Individu yang baik memang adalah keinginan semua orang, baik dalam pekerjaan atau dalam hal lain. Mencapai hal tersebut bukan lah sesuatu yang mudah, kita akan melewati gelombang yang akan meneror logika-logika, baik dari sekitar atau lingkungan yang lebih luas, bagaimana tidak. Pada dasar nya kita akan tumbuh menjadi Individu yang baik ketika sudah menikmati banyak kegagalan, dan tak pernah puas pada sebuah capaian manis. Tapi sebelum itu, kalian harus menjadi personal yang tidak plin plan dalam memutuskan sesuatu, bukan masalah usia, tapi masalah pola fikir yang harus berkembang. Semoga 5 Tips ini bisa membantu agar kita tidak menjadi plin plan.

1. Jangan berusaha jadi sempurna

Salah satu penyebab proses pengambilan keputusan tersendat mungkin adalah karena Anda menuntut segalanya sempurna. Bisa dipahami kalau Anda ingin solusi terbaik, tapi tidak ada yang namanya rencana atau keputusan yang 100 persen sempurna.

Apa yang bisa Anda lakukan hanya berusaha mengecilkan pilihan, menimbang data yang tersedia, dan mengambil risiko yang terkalkulasi.

2. Menentukan batas data yang bisa Anda dapatkan

Dalam prakteknya, Anda tidak mungkin akan mendapat semua informasi selengkap-lengkapnya yang dapat menuntun Anda mencapai satu keputusan. Selengkap apapun hasil riset Anda, pasti masih ada unsur kejutan dan variabel yang tidak diketahui.

Semakin lama Anda menghabiskan waktu untuk mengumpulkan data, semakin lamban pula proses pengambilan keputusan ini. Alih-alih menunggu hingga Anda mendapat seluruh info, tetapkan batasan informasi yang Anda butuhkan untuk menentukan pilihan. Tidak perlu sampai 100%; jika Anda sudah memahami lebih dari 70% duduk perkara, Anda sudah bisa menyusun rangka dan menyetir arah keputusan.

3. Keputusan salah lebih baik dari tidak ada keputusan

Banyak yang cenderung memperlakukan keputusan bisnis seakan perkara hidup-mati. Ya, memang benar, keputusan yang salah juga bisa berisiko mengacaukan rencana Anda, namun biasanya tidak sampai menjatuhkan seluruh proyek.

4. Percaya diri sendiri

Apa yang biasa disebut insting, naluri, perasaan ini sebetulnya adalah kumpulan dari pengalaman dan informasi yang Anda dapatkan sepanjang hidup. Semakin sering Anda memaparkan diri ke pengalaman dan situasi baru, semakin tajam pula insting ini dan semakin efisien pula Anda dalam mengambil keputusan yang tepat.

Jadi, ketika dihadapkan dengan keharusan membuat keputusan, kira-kira apa kata insting Anda? “Kompas” internal ini juga bukan sekedar tebak-tebakan, melainkan termasuk akumulasi data dari pembelajaran Anda selama ini.

5. Anggap kesempatan belajar

Anda sudah tahu kalau setiap keputusan yang Anda ambil tentu tidak mungkin sempurna dan membuat semua pihak puas. Kadang kala, keputusan terbaik sekalipun juga akan mengandung sejumlah kesalahan kecil.

Kuncinya adalah untuk terbuka dan menerima kalau setiap kesalahan yang Anda lakukan adalah kesempatan belajar. Dengan pola pikir ini, beban mental Anda tentu akan berkurang dan Anda tidak akan mudah panik ketika harus membuat keputusan besar. Gunakan pengalaman ini untuk membuat keputusan lebih baik di masa depan dengan menghindari kesalahan yang Anda lakukan dulu.

Silahkan share agar yang lain dapat membantu, dan tinggal kan komentar jika ini benar membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *