5 Tips, beri kesan baik di menit awal saat wawancara

Kerja ?, itu seperti sebuah on target bagi semua mahasiswa yang baru menyelesaikan gelar sarjana nya. Kerja, dapat pekerjaan yang layak adalah impian mereka, menenteng ijazah dalam sebuah map naik turun angkot, atau bus kota, berkeringat, berkemeja, wajah suram adalah hal termanis pada saat itu. Sesampai di kantor memberi ijazah dan surat lamaran beserta kelengkapan lain nya ke pihak tertentu, di bantu dengan senyum paksaan, ada yang berakhir dengan senyuman dan melepas nafas lega, ada juga dengan kekesalan dan murung menjadi ujung selepas meninggalkan pintu sebuah gedung. Nasih, Nasib, kadang tak semua yang beruntung. Tapi, ada tips menarik soal menghadapi bos, dan juga cara memberi kesan pertama di awal menit pertemuan.

  1. Tenang & Rapi saat menunggu

Jika Anda diminta untuk menunggu dulu, duduklah dengan postur tubuh yang baik di ruangan. Pastikan setiap benda yang Anda bawa terlipat rapi dan mudah dikumpulkan ketika Anda dipanggil untuk masuk ke ruangan. Ketika pewawancara memanggil Anda, Anda perlu tampak rapi dan tidak buru-buru beberes.

2. Postur tubuh dan etika yang tepat

Selain menjaga kontak mata dan tidak membungkuk, coba tiru gerak-gerik dan postur pewawancara. Ahli menyatakan bahwa pewawancara cenderung lebih simpatik pada kandidat yang dirasa punya kemiripan dengan mereka. Hal ini juga berarti Anda tidak langsung duduk atau menyentuh apapun kecuali dipersilahkan.

3. Tersenyum

Sederhana, memang, tapi senyuman adalah salah satu bagian utama dari kesan pertama yang baik saat bertemu dengan seseorang. Menurut sebuah studi, kandidat yang tersenyum dinilai lebih ramah dibanding yang tidak. Tersenyumlah dengan percaya diri ketika memasuki ruangan, tapi tidak perlu sampai nyengir sepanjang wawancara agar tidak dianggap aneh.

4. Jabat Tangan

Anda mungkin tidak perlu lagi diberitahu kalau jabatan tangan yang tepat itu tidak terlalu lemas dan tidak terlalu kuat, tidak terlalu lama dan juga tidak sekedar menepuk telapak tangan saja. Perlu Anda ingat, jabat tangan yang baik juga disertai kontak mata dan postur tubuh tegap. Bayangkan saja rasanya bersalaman dengan seseorang yang sorot matanya malah melanglang buana. Tentu kesannya tidak sopan.

Omong-omong, sebelum masuk ruangan, hangatkan tangan Anda dengan dryer atau sekedar memegang minuman hangat. Ini adalah trik psikologi kecil yang dapat membantu mempengaruhi persepsi pewawancara terhadap Anda. Tangan yang hangat dan kering memberi kesan bahwa Anda percaya diri dan tenang, sementara tangan yang dingin dan berkeringat menunjukkan kalau Anda gugup dan tidak relaks.

5. Inisiatif memulai percakapan

Jangan ragu untuk menyapa terlebih dulu dan menanyakan kabar pewawancara. Sesi wawancara memang bukan sekedar berbincang-bincang. Tapi menginisiasi pembicaraan dengan ramah akan menjadi poin plus di mata pewawancara mana pun karena menandakan Anda cukup percaya diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *